Tahun 2017 Perekonomian Provinsi Bengkulu Meningkat

0
67

Ekonomi Bengkulu diprediksi oleh Bank Indonesia akan tumbuh hingga 5,8 persen pada tahun 2017. Pertumbuhan dipengaruhi karena adanya pembangunan infrastruktur strategis yang sedang dikembangkan.

Sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Endang Kurnia mengatakan “Pada tahun 2017 pertumbuhan ekonomi bisa 5,2-5,4 persen. Namun, jika ditambah membangun pelabuhan, akan terjadi peningkatan sampai 0,63 persen, sehingga angkanya sampai 5,8 persen,” ungkapnya.

Endang membeberkan, kenaikan pertumbuhan ekonomi akan searah dengan meningkatnya angka inflasi. Meski begitu, angka inflasi dapat dikendalikan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah. Karena menurut data pada tahun 2016, yakni TPID berhasil meredam inflasi pangan sebesar 0,98 persen.

“Penyumbang angka inflasi terbesar terletak pada tarif angkutan udara sehingga beras dan gula mengalami deflasi” ungkap Endang.
Diungkapkan juga oleh Wakil Gubernur bahwa target pembangunan infrastruktur akan mampu menarik investor untuk melakukan investasi di Provinsi Bengkulu.

Rohidin Mersyah mengatakan tentunya dengan mudahnya hubungan antar daerah dan pembenahan birokrasi yang dilakukan dapat meningkatkan investasi di Bengkulu.

Sumatera Utara mengalami inflasi sampai 6,34 persen dan Bangka Belitung sampai 6,75 persen sedangkan Provinsi Bengkulu pada 2016 sampai hanya 5,0 persen. Nilai inflasi Bengkulu tertinggi ke-3 se-Sumatera namun tetap tidak melampaui batas atas sasaran inflasi dalam skala nasional.tambahnya

Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here