Jurnalis Metro TV Aviani Malik Cecar Anis Baswedan

0
200
metro mini

HARIAN BENGKULU – Anies Baswedan dicecar dengan pertanyaan oleh Aviani Malik yakni seorang Jurnalis Metro layar kaca televisi tentang dugaan penyimpangan dana pameran di Frankfurt Bookfair 2015 sebesar 146 Miliar rupiah terkait Anies Baswedan menjabat sebagai Mendikbud.

Tetapi Anies tetap terlihat menjawab pertanyaan dari jurnalis dengan penuh ketenangan. Anies tersebut mengatakan bahwa event tersebut diputuskan oleh menteri sebelumnya.

Aviani nampaknya kurang puas dengan jawaban Anies yang penuh dengan keyakinan dan terus mencecar dengan pertanyaan bahwa acara tersebut berlangsung 3 hari dengan dana yang cukup tinggi kok bisa begitu ungkapnya.

“Untuk tiga hari itu dana yang fantastis, Tiga hari pameran bukunya. Saya bacanya seperti itu. saya butuh penjelasan” tanya Aviani pada Anies dengan intonasi menyudutkan.

Tanpa diluar dugaan, Anies malahan menanya balik Aviani dan memberi nasihat untuk tidak melakukan kesalahan fatal, dengan mengikuti framing berdasarkan isu dari pihak pelapor.

“Saya tidak perlu klarifikasi, biarlah yang melapor yang demikian, karena yang melaporlah yang mengatakan ada korupsi. Sebab laporan keuangan tersebut telah diperiksa dan alhamdulillah saya beres. Lalu problem tersebut masuk pada pilkada putaran 2, mendadak ketika itu juga” ungkap Anies.

Anies bahkan menyarankan pada jurnalis Metro TV untuk objektif dalam melihat isu dan memperhatikan baru kemudian menggandakan, sehingga tidak ikut dalam framing dan menyebarkannya sehingga tidak menyudutkan.

“Ini karena jurnalis yang objektif menanyakan aktivitas atau bersumber yang langsung” ujar Aviani yang kepada anis bahwa apa yang dilakukan untuk alasan bahwa jurnalis objektif dengan menanyakan secara langsung ke Anies.

Anies kembali menegaskan lebih lanjut bahwa jurnalis metro tv Aniani tersebut sudah didalam framing yang di informasikan oleh pelapor dan telah dibuat-buat.

“Seharusnya anda cek informasi sebelum bertanya. Disitulah letak idealisme seorang jurnalis, anda hanya mengikuti apa saja yang diarahkan untuk bisa terjadi. Dari situ kemudian diperhatikan pertanyaanya” tegas Anies.

Begitulah saat ini yang terjadi banyak sekali jurnalis-jurnalis TV yang tidak memberitakan yang benar namun malah ikut-ikutan dalam politik dengan membentuk framing negative terhadap salah satu pasangan calon.

Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here