Biksu Wirathu Ancam Serang Muslim Aceh, Indonesia

0
399
teroris botak rohingya

Seorang tokoh budha yaitu Biksu Wirathu mengeluarkan ancaman untuk Muslim Aceh. Hal itu setelah adanya berita penganut Budha dihukum cambuk di Aceh.

Padahal, ia sendiri yang memilih dicambuk daripada dipenjara karena terbukti sabung ayam yaitu sebuah pelanggaran peraturan syariat islam di aceh. Wirathu sesumbar dengan mengancam akan menyerang Aceh dan serangannya tidak bisa dibendung, katanya.

“Tak ada yang dapat membendung kami ke Aceh,” kata biksu pencetus gerakan anti-Islam ‘969’.

“Kami tidak hanya akan mengusir umat muslim di Myanmar, tapi juga di Asia Tenggara ini. Agar kedamaian tercipta abadi,” imbuhnya dengan penuh kebencian.

Menanggapi ancaman dari npendeta tersebut maka ancaman itu ditanggapi penuh keberanian oleh umat Islam yang ada di aceh namun tidak hanya di Aceh saja ancaman tersebut  juga ditanggapi oleh umat muslim di seluruh Indonesia.

“Demi Allah kami rakyat Aceh tidak pernah gentar atas ancaman biksu Wirathu. Kami sudah sering berperang dan kami sudah sangat siap,” kata warga aceh

Biksu Wirathu adalah tokoh budha extrimis yang telah membantai puluhan ribu muslim rohingya dengan membabi buta. Namun tidak ada tanggapan keras dari dunia atas aksinya tersebut. Sebut saja PBB yang bercokol di Amerika diam seribu basa. Wirathu adalah teroris Botak yang menganggap muslim sebagai anjing gila. Setidaknya, muslim Rohingnya yang disifati anjing gila oleh Wirathu sehingga wajib dibunuh olehnya.

Hal itu tidak diucapkan Wirathu secara sembunyi-sembunyi tetapi langsung dikatakannya dalam khutbah yang diliput media internasional, menggambarkan betapa secara terang-terangan ia memproklamirkan diri sebagai musuh Islam, dan dunia pun bagaikan seonggok sampah di depannya yang tidak dapat berbuat apa-apa.

“Anda bisa berikan kebaikan dan rasa kasih, tetapi Anda tidak bisa tidur di samping anjing gila,” kata Wirathu seperti dikutip The New York Times, 21 Juni 2013. Yang dimaksud “anjing gila” oleh Wirathu adalah Muslim Rohingya sebagaimana tema khutbahnya. Namun saat ini Wirathu masih tetap mengumbar kebencian dan provokasi kepada muslim.

Like

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here